November 26, 2008

tentang

1 comment
bukankah ini adalah tentang hati,
yang tiap-tiap nama tak ada kuasa atasnya

bukankah ini adalah tentang jiwa,
yang kadang ada mungkin juga sedang tak ikut serta

bukankah ini tentang dahaga,
atas cinta yang sempurna, menerima seperti adanya

tentang jera,
atas perih yang sepertinya tak terkira

maka disinilah kamu, aku,
barangkali tak akan pernah bersua
karena tentang mu dan tentang ku,
bukan lagi kita...


-untukmu-

November 22, 2008

'A Beautiful Mind', Sebuah Kutipan

1 comment
Semalem baru nonton 'A Beautiful Mind', John Nash dan semua ceritanya ngebuat aku gak bisa tidur sampe subuh. Gila, itu film emang udah aku hunting dari dulu tapi baru nemunya sekarang :D (ketinggalan ya??!!).

Ini ada kutipan di bagian paling akhir film yang lumayan inspiring, acung empat jempol deh buat script writer yang udah ngebuat itu kalimat terasa sangat kuat didengerin, dan salut juga buat Russell Crowe yang menjadikan karakter John Nash bisa sebegitu hidup, gak lebih, gak kurang. Oiya, istrinya si John pasti ntar masuk surga tuh, haha! (kesian....)

Gini nih kutipannya :

"I've made the most important discovery of my life.
It's only in the mysterious equation of love that any logical reasons can be found.
I'm only here tonight because of you.
You are the only reason I am... you are all my reasons."

Trus ada juga original soundtrack disini (juga diakhir film/closing) yang menurutku juga 'kena' dengan temanya. Man, ini film bener-bener membuat aku bisa gak ngantuk sampe subuh!!!

here it is :
I will watch you in the darkness
Show you love will see you through
When the bad dreams wake you crying
I'll show you all love can do
What love can do...

I will watch through the night
Hold you in my arms
Give you dreams where none will be

I will watch through the dark
Till the morning comes all the light
I'll take you through the night
To see the light showing us all love can be...

I will guard you
With my bright wings
Stay 'till your heart
Learns to see all love can be...

-----

Kalo untuk ceritanya sih aku yakin gak perlu lagi diringkas disini, secara sudah 2001 kemaren Bos! pasti sebagian besar juga udah pernah nonton, ya kan??!

Dan akhirnya, satu kata buat 'A Beautiful Mind' : Inspiring :).

(*Picture is taken from : www.reellifewisdom.com)

November 19, 2008

Arem-Arem vs Onigiri

0 comment

Masih inget perihal Arem-Arem? Tiba-tiba aku punya ide untuk menampilkan gambarnya disini. Iseng sih nge-search di google, gak taunya ada juga :).

Arem-Arem yang aku maem pas masih kecil dulu persis kayak gitu. Dibungkus daun pisang, berminyak-minyak gitu, trus berbentuk silinder setengah gepeng. Dan kalo aku pikir-pikir sekarang, sebenernya bakal lebih praktis maem model makanan kayak Arem-Arem daripada sajian makanan lengkap yang super ribet. Masih harus pake piring, pake sendok garpu, nyuap2 nasi dan lauknya, ahh... ribetlah!

Arem-Arem adalah jajanan 'berat' yang cukup sederhana dan memudahkan. Malah menurutku dia setara dengan sajian sepiring nasi berikut lauk-pauknya. Sehat bukan??. Gak heran kalo dulu Mbah Ti ngotot sekali membawakan empat gulung Arem-Arem untuk anak, menantu dan cucu-cucunya yang berkelana dengan kereta (berkelana?? kayaknya gak sampe segitunya deh?!).

Karena cukup penasaran dengan apa yang ada di balik 'panganan' ini, aku search juga resep dan semacam keterangan singkat mengenai Arem-Arem. Semoga bisa kasih pengetahuan baru juga buat yang lainnya, karena setauku dia belom terlalu banyak dijual dan dipublikasikan. Lumayan kan, hemat piring, hemat perkakas lainnya, hemat cucian, fleksibel, gampang maemnya, dan keren!, ya..., itu yang paling aku suka, Arem-Arem itu keren saudara! bahkan dia bisa aja lebih bergizi dan bergengsi dari Onigiri, nasi kepalnya Jepang. Ehhmm, sudah saatnya kita bangga dengan olahan bangsa sendiri! :D

Berikut sedikit informasi mengenai Arem-Arem :
"Arem-arem merupakan penganan serupa lemper, yaitu nasi berisi sayuran atau sambal gorengpisang. Arem-arem popular sebagai penganan pengganti sarapan. Biasanya ukurannya dibuat lebih besar daripada lemper. yang dibungkus dengan daun"
Lemper berbeda dari arem-arem dalam hal penggunaan nasi. Lemper menggunakan ketan, alih-alih nasi.
Resep Arem Arem :
Bahan Nasi
Bahan Isi
Bumbu halus
Bahan lain
  • Daun pisang, potong kira2 10x20 cm, jika daunnya keras, rendam dalam air panas terlebih dahulu.
Proses
  1. Aduk beras bersama air, santan, garam, dan daun salam, didihkan dengan api sedang sampai menjadi nasi lembek. Sesekali diaduk karena santan pada bawah panci akan cepat matang.
  2. Tumis bumbu halus, masukan daging halus, aduk samapi air daging habis dengan api sedang
  3. Tuangi santan dan wortel, aduk, didihkan dengan api kecil sampai santan susut
  4. Siapkan daun, ambil nasi, letakan di tengah2, tekan2 hingga padat, merata, dan melebar.
  5. Isi dengan 1 sdm daging, gulung nasi sampai daging tertutup nasi.
  6. Gulung daun sambil ditekan hingga padat
  7. Lipat kedua sisi sambil ditekan hingga padat
  8. Kukus 1 jam. Sajikan dingin, kalo panas2 nasi masih belum memadat.
*http://id.wikibooks.org/wiki/Resep:Arem-arem*

Yosh!, sudah dicatat, mbak, mas?? Sederhana bukan?. Gak kalah dong sama Onigiri?! Mari sukseskan Program Gemar Arem-Arem!!! :D


*Onigiri, saingan Arem-Arem*

November 17, 2008

...,------

0 comment
I just woke up from a fuzzy dream
You never would believe those things that I had seen
I looked in the mirror and I saw your face
You looked right through me, you were miles away



All my dreams, they fade away
I'll never be the same
If you could see me the way you see yourself
I can't pretend to be someone else
You always love me more, miles away
I hear it in your voice, we're miles away
You're not afraid to tell me, miles away
I guess we're at our best when we're miles away
So far away

When no one's around then I have you here
I begin to see the picture, it becomes so clear
You always have the biggest heart,
When we're six thousand miles apart
Too much of no sound
Uncomfortable silence can be so loud

Those three words are never enough
When it's long distance love
You always love me more, miles away
I hear it in your voice, we're miles away
You're not afraid to tell me, miles away
I guess we’re at our best when we're miles away
So far away


I'm alright, don't be sorry, but it's true
When I'm gone you'll realize
That I'm the best thing that happened to you



You always love me more, miles away
I hear it in your voice, when we're miles away
You're not afraid to tell me, miles away
I guess we're at our best when we're miles a-a-away...
So far away


(Miles Away, Madonna)

What A Lovely Food Test

0 comment
Week end di rumah kemaren bener-bener mengenyangkan. Mulai Jumat sampe minggu isinya makan-makan terus bung! :), jadi gak kebayang ni udah naik berapa kilo??!

Tapi yang paling happening tuh pas hari Jumatnya. Kita sekeluarga ada jadwal food test. Yep, FOOD TEST euy!!! Dari judulnya aja udah bisa dibayangin kan apa kira2 yang bakal kita lakukan, yaitu mencicipi semua makanan yang bakal dipesen buat wedding Mas ku desember nanti. Aku ngiler :)

Jatahnya dikasih buat enam orang anggota keluarga, tapi karena satu dan lain hal akhirnya kita cukup berempat aja, aku, mamah, eyang, dan mbak Vida (calon pengantin wanitanya). Bisa ditebak kan, siapa yang paling heboh disitu? eyang gak mungkin lah, beliau kan nyaris tanpa ekspresi di semua kesempatan, hehe! mamah juga pastinya bakalan sok cool, karena dia juga bertugas sebagai bargainer yang bakal cari2 kesempatan dan celah untuk mendapatkan servis maksimal dengan cost yang amat sangat minimal :D. Maka pastinya, aku dan si calon pengantin wanitanya lah yang paling antusias untuk meng'observasi' dan men'jamah' semua yang disajikan disana.

Kita jadi sok kritis gitu, "Ah, ini nasgornya kok kurang sedap ya? coba yang lain dulu deh!". Haha! dengan begitu semua makanan bakal kesentuh tanpa terkesan kemaruk berlebihan. Senangnya!!! Tapi mungkin yang ngebuat kru cateringnya cukup stres adalah form yang disediakan untuk mengomentari seluruh menu pada akhirnya masih kosong melompong, tidak ada komentar sama sekali, paling2 cuma aku cawangin 'enak' semua. Tanpa komentar panjang lebar. Padahal di meja sebelah tuh (keluarga lain) si ibu2nya serius bener ngisi komentar. Jadi tiap sesuap masuk di mulut, dia langsung sok menyelami rasanya trus langsung nulis deh di form tadi. Aku jadi ngerasa aneh, kenapa mereka serius bener??! mending kayak kita aja, makanlah yang utama! haks haks haks....!

Aku nyobain apa aja ya? ada timlo solo, roasted chicken apollo, sejenis lasagna gitu, seafood2 apa gitu namanya, cocktail salad, batagor, soto banjar, cah sayuran gak jelas, es sultan, puding fla, trus biskuit2 yang disiram sama coklat cair, lucu deh coklat cairnya di model kayak air mancur gitu. Jadi ngebayangin gimana misal ntar ada anak kecil nakal yang ngemainin tuh coklat mancur trus dia cipratin2 ke undangan2 yang lain. Wah, ini jelas mamah yang bakal senewen. Tapi bisa seru juga tuh, jadinya resepsi bakal bertemakan chocolate bathing. Nyahahaha!

Mbak Vida kayaknya lebih tertarik ke makanan yang desert2 dan lucu. dia hobi bener ngambilin permen2 tusuk, gula2 dan semacamnya. Calon pengantin yang aneh??! jangan2 ni orang masih dibawah umur? masih suka yang permen2an gitu? Mas ku jadi Syekh Puji donk?? Aaarrrrgghhh..... Tidaaaakkkkk!!!!

Tapi overall, semua menyenangkan (ya iyalah, urusan makan memakan pasti menyenangkan!). Kita semua pulang dengan keberatan perut, rasanya gak pingin jalan euy..., kekenyangan sekali. Jadi baru nyadar kalo tadi tuh sudah berlebihan :p.

----

Sekarang aku sudah di Surabaya lagi. Jaga pola maem lagi, ribut TA lagi, kesepian lagi :). Hahhhfff..., kapan ya ada food test lagi?? hehe!! Ada yang mau pake jasa saya untuk food test?? Free lho, tidak akan saya pungut bayaran. Hidup Food Test!!!

November 13, 2008

Romantisme Berkereta

1 comment

Gak tau kenapa, bagiku, melakoni perjalanan dari satu kota ke kota lain dengan berkereta api adalah suatu hal yang sangat romantis dan berwarna.

Sebenernya aku sendiri tidak termasuk orang yang sejak kecil terbiasa atau dibiasakan untuk akrab dengan kereta. Keitung cuma sekali, ayah dan mamah ngajakin naik kereta kediri-surabaya seingetku. Waktu itu berasa aneh aja, secara irama mobil dan kereta kan beda, yang satu naik turun, yang satu lagi gonjang-ganjing ke kanan dan ke kiri. Aku sama sekali gak 'klik', karena mungkin udah terlanjur kebiasa dengan mindset bis, ato mobil mungkin? Ketambahan udara yang amat sangat tidak bersahabat, pas siang hari, dan lumayan padat penumpangnya, plus ketidaknyamanan karena sepanjang perjalanan harus ngeliat ayah sewot sehubungan dengan ketidakberdayaan (red:kesungkanan) dia menolak titah dari 'ibu mertua' untuk pulang naik kereta saja. Begitulah, sungguh perjalanan yang jauh dari menyenangkan.

Oh, hanya satu hal gak terlupakan yang kesisa disitu. Mbah Ti nyanguin kita arem-arem. Jajanan pasar yang baru aku kenal pas saat itu. Enak, ngenyangin...:), tapi teteup..., Ayah gak ikutan maem. Bukan karena gak suka sih menurutku, tapi karena rasa sewotnya masih ngalahin sedapnya arem-arem nenek, hehe!

Setelah itu, kita sekeluarga seperti alergi dengan kereta. "Sudah lama, panas, ramai pula!". Gitu kata Ayah. Kita mah nurut aja, daripada ribut??

Tapi sekarang, aku nemuin sisi lain dari sebuah kereta api, berikut stasiun dan tetek bengek lainnya. Aku pingin bilang kalo datang ke stasiun KA, membeli tiket, menunggu kedatangan kereta sampe akhirnya ada di dalamnya, berada di antara orang2 pemegang tiket lainnya adalah sesuatu yang menarik. Layak dinikmati setiap detiknya.

Aku gak tau, mungkin aja ini karena aku hanya bepergian sendiri, gak perlu mbawa2 anak kecil yang merepotkan, gak mbawa barang bawaan yang berdus2, gak perlu mikir ni anakku ntar klo kelaperan aku belikan apa ya?, ato gak perlu mikir masinisnya ganteng gak ya? (mikir sih sebenernya kalo yang satu itu..., haha!). Tapi dibandingin dengan naik bis ato jasa travel sekalipun, jujur aku lebih bisa menikmati sebuah perjalanan dengan kereta api. Love it at much!

Gak bau bahan bakar, gak terlalu semrawut dengan kernet2 nakal, gak harus merasa terperangkap dalam ruangan ato space yang terkesan sempit, dan satu lagi, dengan kereta aku ngerasa bisa nemuin something private, cukup dengan diem aja dan menaruh pandangan ke jalan2 yang dilewati kereta, yang pasti jalurnya gak bakal sama dengan jalur mobil/ kendaraan lain. Lebih indah, lebih 'desa', lebih damai, dan semacamnya.

yang jelas, aku bakal sering bersama2 kereta api. Sementara ini sih masih pernah ngalamin yang Surabaya- Malang dan Surabaya-Solo. Suatu saat pingin juga ngalamin rute yang lebih jauh dari itu. Walaupun ujung2nya pasti kena semprot sama mamah. Katanya : "aduh dek..., awas kamu dibius lho!", ato : "ealah, ngapain naik kereta, uang sakumu habis tah Nak??".

Kereta api dan segala yang berkaitan dengannya selalu menyimpan aroma romantisme yang gak bisa terungkapkan. Sedikit misterius dan berasa old fashion sekali. Yang terakhir ini mungkin karena kereta di Indonesia emang mayoritas masih old fashion dan buluk :p, maaf pak Yusman Djalil... (djalil ato djalal ya?? eh, sofyan ato yusman sih?? lama gak ngapalin nama mentri2, maap,,,).

Sore ini aku pulang ke Malang. Naik kereta. Menyenangkan sekali! Packing dulu ah..., see ya...!!! (Aku pingin nyangu arem-arem, yang seperti dulu :), beli dimana ya???)

* picture is taken from :www.trainweb.org/.../Surabaya/gubeng_arr.jpg

November 11, 2008

I'm Just...

0 comment

bosen
I'm just so bored
bosan
sekali....

-yang tak pernah akan bisa dimengerti-

0 comment
karena bukan aku yang kau cari

karena denganku luka bakal terus tergali

untuk kita, kau dan aku

mari berjalan lagi, tanpa perlu menoleh untuk kembali

-untukmu-

November 10, 2008

Learning form you

0 comment
Just because I'm losing
Doesn't mean I'm lost
Doesn't mean I'll stop
Doesn't mean I would cross

Just because I'm hurting
Doesn't mean I'm hurt
Doesn't mean I didn't get
What I deserved
No better and no worse

I just got lost
Every river that I tried to cross
Every door I ever tried was locked
Ohhh and I'm...
Just waiting 'til the shine wears off

-Lost!, Cold Play-.

Selese tuh! udah lumayanlah headernya, gak lagi kedodoran kayak kemaren kan? :p. Lagi nungguin jam sebelas nih, jadwalnya menghadap yang Kuasa. Eh, salah ding, maksudnya menghadap dosen buat bimbingan (gak kok, tenang aja, gak bakalan kejadian kayak yang di jurusan Hukum UI, hehe! dosen disini mah spanneng mulu, senyum saja dipaksakan...).

mmm, crita2 ahh...! Semalem sempet blogwalking ni ke beberapa tempat. kebetulan sampe di blognya Adhitya Mulya, penulisnya Jomblo itu lho... (keren mampus tulisannya), trus nyangkut di Mbak Ninit, yang kayaknya istrinya Mas Adhitya deh?? (ni keren juga, gak nyampe' aku...), dan akhirnya kerasan di blognya Mbak Ruri (sudah Almarhum, pas oktober kemaren, ikut berduka cita buat keluarganya). Asiknya, disana aku nyadar banyak hal, ....bukan, bukan nyadar, apa ya...lebih tepatnya memetik, ya memetik banyak hal yang sangat berarti disaat2 sekarang.

ya, aku sempet baca ngurut postingan almarhumah, mulai awal (2003) sampe sekarang (agustus 2008). Merinding juga awalnya karena tau yang nulis sebenernya udah berpulang. Tapi lama2 aku belajar some kind of things like : keriangan, kemampuan berbaik sangka, kemampuan memaknai sesuatu, kesederhanaan, kreatifitas, optimisme, dan yang terakhir, ketulusan dalam tiap relationship yang beliau punya. Itu semua tercermin dari semua postingan yang ditulis. Hebat! aku pikir almarhumah adalah individu yang cukup hebat untuk ukuran seorang wanita.

aku juga nyadar bahwa ternyata di jaman sekarang masih ada sebuah hubungan cinta yang demikian tulus, sederhana. Gak berlebihan, tapi meyakinkan :).

Ya, mungkin aku sotoy juga sih, bisa2nya memberi penilaian seperti itu, tapi setidaknya ini bisa dilihat dari cara dia mendeskripsikan suaminya. lalu cara suaminya juga mendeskripsikan dia. Jujur, jadi miris lho ngebacanya...(kok jadi sensi??!!). One thing, aku kesentuh dengan satu puisi yang ditulis Mas Fanny, suaminya saat Mbak Ruri baru aja meninggal. Truly simple, tapi udah cukup bikin banyak orang mengerti.

Apa aku hanya sedang terlalu hanyut dalam permainan kata2? Owwhh, ndak kok. Tenang aja :), semuanya masih normal, semuanya masih ada dalam tataran logis, buatku.

Finally, aku pingin ngucapin selamat jalan Mbak Ruri!, menarilah riang di surga! dan, terimakasih buat Nurind juga yang udah ngebuat aku bisa ngelink ke tempat2 yang ditulis diatas :).

heh..!! sudah jam sebelas!!??!! got to go, see u!

November 09, 2008

Berniat ngedit..., ternyata....:(

0 comment
Kalo boleh kasih saran, mending jangan ngintip kesini dulu deh. Ibarat rumah, sepertinya ini blog masih butuh dipoles sana-sini. sebabnya adalah karena ke'sotoy'an ku yang ngedit template secara membabi buta. Akhirnya..., KACAU!

dan kalo boleh nanya, ada yang bisa ngejelasin gak gimana cara ngepasin ukuran header (untuk image, maksudnya)? karena kayaknya image yg dengan susah payah aku desain ternyata kedodoran saudara-saudara! Stress!!

hhaahhff..., semoga bisa di repair segera.
------
kabar buruknya lagi, memory card ku tiba2 rusak entah kenapa...:(
menyebalkan sekali..., ada apa sebenarnya dengan tanganku? kayaknya kok smua barang yang aku sentuh gak pernah beres. Jadi gak bisa dengerin lagu sambil merem2 mo tidur deh...*sigh*.

Anyway, aku ngepost bukan karena nganggur ni, lebih tepatnya mungkin running away from tugas2 kuliah yang kayaknya semakin mengganggu finishing TA ku. Gak tau harus nyalahin siapa, harusnya emang gak perlu lagi diribetin dengan tugas lain selagi harus konsen penuh ke TA. Trus...?? nyalahin diri sendiri donk kalo gini...? yaahhh...., yawdah deh...:), Oiya satu lagi, aku juga lagi seru2nya ngikutin drama serial Jepang (dorama itu lho...). Yup, apalagi yg TAKUYA KIMURA punya, uuuwwooowwwhhh itu orang berkharisma sekali. gigi gingsulnya juga bikin dia semakin menghipnotis..., nyahahaha!!!, dan sekali lagi TA ku jadi korban :) (kok senyum sih?!)

Baiklah..., SEMUA TANGAN DIATAS, SAUDARA-SAUDARA!!!
...