December 30, 2008

Single ato Double?

1 comment
mungkin, aku ditakdirkan untuk sering berurusan dengan.....kepolisian.
eh, bukan. Maksud saya dengan pria beristri.

Serius, ini cukup ngebuat aku bertanya-tanya sendiri, kenapa aku selalu harus interest dan kesangkut paut sama yang begituan. Maksudnya, bukan interest ngeresekin rumah tangga orang, bukan gitu. Lebih tepatnya gini, beberapa kali tertarik sama pria, beberapa waktu gitu kliatannya mah masih perjaka bo', aman kan, sah2 aja. Eh, ternyata sudah merit, ada buntutnya malah. Apa gak stress tuh??!!

klo gak gitu, ada lagi. Aku jalan sama orang (cowok yg jelas, ya iya lah brayy...), lalu beberapa lama break, pisah, trus deket lagi, eh ternyata bulan depan udah mo menikah. Alamaaakkk..., menurut lo???!!! So sweeeeeetttttt...!!! pingin aku timpukin sendal aja tuh orang :p.

Lumayan sering begitu, brasa udah kebal lama-lama. Makanya aku berkesimpulan kayaknya emang kudu begini deh, kayaknya Tuhan menguatkan aku dengan cara seperti ini. Dihajar bolak-balik dengan kata-kata yang sudah mulai aku hafal : "Dateng ya, gak lama lagi aku bakalan nikah, dengan si 'ini'...". Kuat, aku kuat, no tears, no sorrow. Haalaaahhhhh!!! Kayak petinju yang pingin jadi juara kayaknya juga kudu ngrasain tonjokan2 maut dulu dari pelatih ato sparring partnernya, kudu pecah dulu idungnya, kudu berdarah dulu pelipisnya, baru deh bisa jadi petinju sekaliber Tyson.

Ah, tapi aku kan bukan petinju?!

Kira2 ada 5 kali pengalaman seperti itu. Dibilang kapok ya gak juga, dibilang kesenengan ya gak bener. Bingung. Pertama, Senpaiku di SMA (pelatih Karate itu lho...), kayaknya aku pernah cerita disini. Pisah beberapa tahun, tiba2 kasih kabar klo mo kawin dan aku....gak dateng (dan sampe sekarang istrinya masih sering senewen kalo tau aku. Tenang mbak, nothing's happen kok!). Haha! Kedua, tentor english course ku, di YPIA Malang. Awalnya emang masih single, asik orangnya, kita deket (meski gak bisa dibilang berpacaran), dan belakangan aku tau klo dia udah ada pasangan dan....gak lama lagi akan menikah, nah lho..??!!. Ketiga, tentor LBBku. Aku admire dia setengah mati. Orangnya pinter, cool abis, klo ngajar aku jadi gak merhatiin rumus2nya, tapi lebih kesihir sama aura itu orang, gak ada cincin di jarinya. Gak salah kan klo aku berasumsi dia masih single?! sampe suatu hari temenku kasih tau klo dia abis ketemu 'mas itu' di pusat perbelanjaan bersama wanita berkerudung lebar dan satu anak perempuan yang masih digendong. Gak mungkin itu emaknya, gak mungkin adeknya (mungkin gak sih?!). Aku pun meringis aja, berharap temenku sedang katarak. and unfortunately, she's not.

Keempat, waduh, kayaknya aku gak bisa buka identitas dia disini. Kejadian pas aku udah kuliah sih. Malu aja klo tiba2 ada orang yang kenal kita berdua dan akhirnya tau klo aku pernah naksir ini orang. Pokoknya, sama aja kasusnya. Kita deket, omongan udah seringkali nyrempet ke hal2 berbau masa depan, cita2 kedepan, tipe2 pasangan yg diinginkan, dsb. Eh, tiba2 pas kita lunch aku malah dimintai tolong buat nyebarin undangan ke temen2 yang lain. "Maaf ya, aku ngerepotin kamu". Untung aja itu undangan gak aku sangkutin di atas pohon delima.

Kelima, aku juga gak bisa buka nih. Lumayanlah orangnya, jauh dari kesan bapak2. Emang gak ada yang spesial sih, selain kita pernah ada dalam satu lingkungan selama beberapa waktu. Sering komunikasi mengenai suatu pekerjaan, saling diskusi. Jujur aku tertarik dengan sosok seperti dia. Misterius, gak banyak omong, tegas, pinter, dan senyumnya itu man, ngebius abis. Satu hal yang aku anggap sangat berarti adalah waktu dia minta nomor hapeku dengan tiba2. Ouucchhh..., kayak baru dapet angin dari surga. But, forget it now. Friendster dan facebooknya baru kelacak dan seperti biasa, dirumah, dia sudah ada yg nunggu :).

Sebenernya, aku ini goblok, ato gimana sih??!! Seperti sudah tidak ada perjaka di dunia ini???!! haaahhhh..., menyeramkan. Ato lain kali setiap ada cowok yang deket, aku bakal nanya dulu ah, eh mas, sudah double belom ni?! Gitu kali ya??

Ato...., aku harus nyanyiin lagunya Iwan Fals tiap hari?? yang itu lho, aku bukan pilihan. nyahahaha!!!! 'Aku wanita tak mungkin menerimamu bila ternyata kau mendua, membuatku terluka'. Ahhh..., tapi terlalu cengeng! ato ini aja : 'Jadikan aku yang keduaaaaaaa!!!'.

Naudzubillah....:). Serem...!

December 24, 2008

Tidak Waras untuk Tetap Waras

0 comment
Kita yang telah tumbuh menjadi segede kingkong (hey, tapi aku gak segede kingkong jreng..!!!) ini kadang, pada beberapa waktu dan kesempatan seringkali menjelma sebagai individu complicated, ruwet, gak gampang dan bertingkah melelahkan diri sendiri.

sepertinya kita sudah lupa kalo dulu, 20 atau 25 tahun yang lalu kita pernah bayi, pernah anak-anak, pernah begitu ringan (bukan bobotnya lho...). Mo nakal, nakal aja gitu, palingan juga dicubit sama mamah. Mo berloncatan, beda dari lainnya, berlarian kesana kemari, monggoh saja. Gak enak ya bilang gak enak, suka ya bilang suka, marah ya teriak ato nangis aja sampe keinginan diturutin.

Asik, peduli apa sama orang lain.

Masalahnya adalah, waktu gak bisa diem. Kita pun mesti berputar seperti dia. Berubah. Bertemu dengan segala macam hal -gak penting tapi dianggap penting- yang kadang salah kita sendiri kenapa bisa bertemu dengan ketidakpentingan itu?? Mungkin itu kali ya yang bikin kita, para dewasa menjadi mendadak spaneng, tegang, kusut, ndak karuan sampe akhirnya rusak.

Ya, kebanyakan menelan aneka ragam kebingungan, pertimbangan, pertengkaran antar ego dan logika, terlalu ingin menjadi baik, ato bahkan terlampau hanyut dalam -apa yang dianggap salah-, kita rusak. Gak lagi jadi diri sendiri.

Beberapa hari ini, gak sengaja aku ngedengerin koleksi lagu-lagunya Sheila On 7 yg lama. Tau kan, jaman-jaman masih eSeMPe sampe eSeMA dulu. Aku ketawa sendiri. Apalagi pas dengerin ni lagu : 'Ketidakwarasan Padaku'. Simak deh liriknya, pertama rasanya lucu, dengerin lagi... sensasinya berubah jadi kontemplatif, lagi.... akhirnya aku berkata dalam hati : 'Ya, kadang kita perlu untuk menjadi tidak waras agar tetap waras' :)

dan aku pun mulai berbicara pada dinding kamar (hhhuaaaa............, untung gak ada temen kost yg liat, bisa dikira sinting beneran! ). Gak lah, dinding kamarku masih cukup waras untuk tidak mendengarkanku ngedumel seharian, hahaha! (kesian ya, sama dinding aja gak di gape...).

aku tulis disini ya liriknya, suka aja, siapa tau yang lain juga merasakan hal yang sama tiap dengerin ini lagu :) :

"Ketidakwarasan padaku, membuat bayangmu slalu ada
menentramkan malamku, mendamaikan tidurku

Ketidakwarasan padaku, membuat hidupku lebih tenang
aku takkan sadari, bahwa kau tak lagi disini

Aku mulai nyaman, berbicara pada dinding kamar
aku takkan tenang, saat sehatku datang...

Ketidakwarasan padaku, slimut tebal hati rapuhku
berkah atau kutukan, namamu yang kusebut

Luka hati akan mati, jika jiwa terus menari dan bermimpi..."

Jadi, saudara-saudara, jadilah tidak waras sewaktu-waktu untuk dapat mengamankan kewarasan anda jika nanti ia dibutuhkan. Siiippp???!!!

December 16, 2008

1612

1 comment
Selamat Ulang Tahun buatku,

(Selamat Ulang Tahun buatmu),

--------------
Terima kasih untuk cinta yang sedemikian aneh, tak berwadah, tak berwajah. Semoga nanti, suatu hari, kau, dia dan juga aku mampu berbahagia tanpa harus melempar derita, meski mungkin ini akan berujung tak bersama, kau dan aku.

Selama kau bahagia,
selama dia percaya,
hingga tak usah lagi aku menjadi sebuah bayangan...
:)

December 10, 2008

'it's been a while...'

0 comment
mengapa harus aku
mengapa harus kamu
mengapa harus dia
mengapa harus mereka

tersenyumlah, tanpa perlu meringkuk penuh tangis lagi,
karenaku

Aku tetap mencintaimu
tanpa perlu cemburu, tanpa mengadilimu

Mungkin kita harus bertaruh dengan waktu
untuk dapat tau bagaimana kamu,
bagaimana aku.


:)
-untukmu-

December 02, 2008

Malaikat Juga Tahu

0 comment
I love this one :), berasa kayak pingin gantung diri aja abis dengerin ini lagu (gak ding, gak segitunya, masih pingin idup euy!!!) .

Check it out :)

lelahmu jadi lelahku juga
bahagiamu bahagiaku pasti
berbagi takdir kita selalu
kecuali tiap kau jatuh hati

kali ini hampir habis dayaku
membuktikan padamu ada cinta yang nyata
setia hadir setiap hari
tak tega biarkan kau sendiri
meski seringkali kau malah asyik sendiri

karena tak kau lihat
terkadang malaikat tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
namun kasih ini silakan kau adu
malaikat juga tahu, siapa yang jadi juaranya...

hampamu tak kan hilang semalam
oleh pacar impian

tetapi kesempatan untukku
yang mungkin tak sempurna
tapi ini siap untuk diuji
ku percaya diri cintaku lah yang sejati

namun tak kau lihat
terkadang malaikat tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
namun kasih ini silakan kau adu
malaikat juga tahu, aku yang jadi juaranya...

kau selalu minta, terus kutemani
dan kau selalu bercanda, andai wajahku diganti
haruskah ku pergi, karena tak sanggup sendiri...

malaikat juga tahu, aku yang jadi juaranya...


dee-Malaikat Juga Tahu